8 Jenis Kaca untuk Rumah yang Perlu Diketahui

0
15315

8 Jenis Kaca untuk Rumah yang Perlu Diketahui – Kaca adalah satu-satunya bahan bangunan yang tidak hanya melindungi kita dari suhu ekstrem; kaca juga dapat berfungsi mengontrol masuknya cahaya dan panas ke dalam dan keluar dari rumah kita.

Ada 3 faktor utama untuk dipertimbangkan ketika memilih kaca untuk jendela dan kaca untuk proyek Anda yaitu cahaya alami, mendapatkan panas matahari dan konduktivitas termal.

Dengan memilih kaca yang tepat, Anda dapat menikmati pemandangan dan cahaya alami sambil mengontrol UV dan kesilauan. Manfaat kaca dari efek pemanasan alami dari panas matahari selama musim dingin dan meminimalkan dampaknya selama musim panas dan melindungi rumah Anda terhadap kehilangan panas yang berlebihan atau keuntungan.

Dengan memahami pemanasan iklim  dan kebutuhan pendinginan, Anda dapat menentukan prioritas pemilihan kaca Anda secara keseluruhan. Kinerja kaca juga dapat membantu untuk mengatasi keterbatasan ruang sehingga Anda masih dapat menikmati pemandangan tanpa mengorbankan efisiensi energi rumah Anda.

Anda dapat menggabungkan kaca hemat energi dengan pilihan lain, termasuk kaca yang mengurangi kebisingan, memberikan perlindungan dari penyusup dan dapat berlindung dari cuaca ekstrim, untuk membuat jendela yang sempurna untuk proyek bangunan Anda.

Kini, penggunaan kaca semakin meluas. Kaca juga biasa digunakan sebagai material untuk pintu, furnitur, railing tangga, shower box, kanopi, table top, dan bahkan panel dinding. Tapi, bagaimana memilih jenis kaca yang tepat? Simak penjelasan setiap jenis kaca berikut ini.


1. Kaca bening

1

Kaca bening sering disebut juga dengan kaca polos, karena tidak berwarna, rata, dan bebas distorsi. Karenanya, kaca ini bisa menghasilkan bayangan sempurna sampai lebih dari 90%. Kaca jenis ini tidak dianjurkan untuk eksterior bangunan bertingkat karena rendahnya kemampuan menahan panas dan sinar matahari. Ketebalan kaca bening terdiri atas 5 mm, 6 mm, dan 8 mm. Ketebalan ini dipilih sesuai dengan ukuran yang akan dibuat. Semakin besar ukurannya, maka sebaiknya menggunakan kaca yang tebal.

Baca juga : Membuat Ruangan Karaoke di Rumah? Kenapa Tidak?

2. Kaca berwarna (tinted glass)

2

Kaca ini sering disebut dengan kaca rayban. Untuk memberikan warna, kaca polos dilapisi dengan lembaran warna yang terbuat dari campuran logam. Kaca rayban mampu menahan panas dan sinar matahari sampai 55%, sehingga mengurangi beban pendingin ruangan dan menjaga privasi penghuninya. Untuk menambah tingkat kegelapannya, kaca rayban bisa dilapisi sampai beberapa kali. Kaca rayban tidak hanya berwarna hitam, tetapi juga warna biru gelap, biru kehijauan, abu-abu gelap, tembaga, dan hijau gelap.

Kaca jenis ini sesuai dengan anda yang ingin meredam pencahayaan berlebihan yang masuk dari luar, sehingga suasana ruangan lebih sejuk dan menghalangi pandangan orang untuk melihat ke dalam ruangan.

3. Kaca es

3

Kaca es adalah jenis kaca yang salah satu sisinya bertekstur. Tekstur ini dihasilkan saat adonan kaca mulai dicetak dengan roll yang memiliki pola tertentu. Kaca jenis ini memiliki efek dekoratif dan mengaburkan bayangan. Selain itu, berkat teksturnya kaca es juga mampu mengurangi sinar matahari yang diterima sehingga ruangan tidak silau.

Belakangan, masyarakat lebih suka memasang stiker kaca es, daripada membeli kaca es yang asli. Stiker kaca es atau kaca film memang lebih murah, tapi memiliki manfaat yang sama baiknya. Kaca es lebih banyak digunakan untuk interior, misalnya sebagai partisi, pintu kamar mandi, pintu kabinet, dan shower box. Dan juga cocok untuk area yang hanya dilihat dari satu sisi

4. Kaca cermin/one way4

Kaca cermin atau Reflective Glass adalah kaca yang mengurangi sifat tembus pandang dari salah satu sisi. Kaca jenis ini juga biasa disebut dengan kaca one way, karena akan terlihat transparan di satu sisi, tetapi terlihat seperti cermin di sisi lainnya. Kaca cermin dibuat dengan tambahan lapisan oksida logam, melalui proses pyrolisis. Kaca ini sangat sesuai untuk Anda yang menginginkan privasi terjaga.

Reflective Glass memiliki ketahanan kualitas, keindahan untuk jangka waktu lama karena ketahanan terhadap perubahan cuaca. Kaca ini memantulkan cahaya dan panas, serta mengurangi beban energy pendingin ruangan serta memberikan penampilan yang mewah dan modern.

5. Kaca tempered5

Kaca tempered memiliki kekuatan yang sangat tinggi, mencapai 3—5 kali lipat dari kaca biasa. Kaca tempered mampu menahan beban angin, berat, dan tekanan yang lebih tinggi. Kaca ini dibuat dengan memanaskannya lalu didinginkan secara mendadak. Secara visual, tidak ada yang berbeda dari kaca ini, sehingga tampilannya tetap terjaga. Kaca tempered juga sangat aman saat pecah, karena pecahannya bulat dan tumpul.

Pada umumnya kaca jenis ini digunakan di public area yaitu area dimana orang sering lalu lalang, pada posisi jendela yang tinggi (mengantisipasi jatuhnya kaca ke bawah dalam ukuran besar) dan juga bisa digunakan untuk jendela/pintu yang memerlukan kekuatan tapi membutuhkan beban yang ringan.

Jika Anda menginginkan pintu tanpa frame, railing, dan dinding dari kaca, sebaiknya menggunakan kaca tempered ini. Tetapi, Anda harus membeli kaca tempered dengan ukuran jadi. Karena kaca jenis ini tidak bisa diberi proses lebih lanjut yang akan mengurangi kualitasnya.


6. Kaca laminasi

6

Kaca laminasi adalah jenis kaca yang sangat aman, karena diberi pelapis yang membuatnya sulit retak dan pecah. Kaca laminasi sangat sulit ditembus, karenanya kaca ini dulu banyak digunakan untuk alat transportasi umum, misalnya bis dan kereta api. Kaca laminasi dilapisi lembaran polofinil transparan yang menahan kaca agar tidak pecah. Bahkan meskipun sudah ada bagian yang pecah, kaca ini tetap menempel pada rangka dan sulit ditembus.

Kaca laminasi banyak digunakan untuk balkon, skylight, anak tangga, dan tempat lainnya yang membutuhkan keamanan. Meskipun terkesan aman, Anda tetap perlu berhati-hati. Jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran di dalam rumah, bisa jadi penghuni akan terjebak akibat kaca yang sulit dipecahkan.

7. Kaca Double Glassing

Kaca Double Glassing merupakan kaca yang terdiri dari dua atau lebih lapisan kaca dipisahkan menggunakan aluminium atau jenis spacer di sekitar tepi. Kaca Double glassing mengurangi energi panas matahari langsung sehingga memberikan suhu kamar yang stabil tanpa terjadi kondensasi.

Kaca Double glassing umumnya digunakan pada ruangan yang memiliki perbedaan cukup tinggi dengan luar ruangan, sehingga sering digunakan untuk mengurangi biaya untuk AC, dan  mengurangi kebisingan.

8. Kaca Sunergy

Kaca sunergy adalah kaca yang diproses melalui proses vacumm sputtering, kaca bening dilapisi dengan beberapa material untuk menghasilkan sebuah produk kaca jernih dan transparan yang mampu menyerap panas matahari sehingga dapat mengurangi beban pendingin.

Kaca Sunergy mempunyai karakteristik yang sangat bening yang memiliki kemampuan untuk menghemat energy dengan menolak panas dan sinar UV dari matahari hingga 87%. Kaca Sunergy tersedia dua warna yaitu Clear & Green.

Material kaca memang semakin digemari, seiring dengan meningkatnya selera masyarakat pada bangunan minimalis. Tentukan dulu apa kebutuhan Anda, lalu pilih mana kaca yang pas.

Referensi dari Sumber : http://media.rooang.com

SHARE

LEAVE A REPLY