Yuk Pahami Perbedaan SHM Dan HGB

0
72
KPR Sudah Lunas? Nah Ini Hal Penting Yang Harus Kamu Perhatikan

Yuk Pahami Perbedaan SHM Dan HGB – Sebelum membeli tanah atau rumah, salah satu hal yang harus kita perhatikan dan pertimbangkan adalah jenis sertifikat properti yang akan kita beli.

Salah satu jenis setifikat yang sangat umum di kenal di indonesia adalah SHM (Surat Hak Milik ) Dan HGB (Hak Guna Bangunan).

Kedua jenis sertifikat ini memiliki perbedaan yang perlu dipahami saat hendak mengurus pembelian properti. Selain itu, umumnya jenis sertifikat akan menentukan harga jual properti yang akan dibeli.

Berikut ini perbedaan yang perlu di pahami antara SHM Dan HGB.

ertifikat HGB merupakan tanda bukti bagi perorangan atau badan hukum yang memiliki keperluan untuk mendirikan dan mempunyai bangunan-bangunan atas tanah yang bukan miliknya sendiri.

tanah yang dapat diberikan HGB di antaranya tanah negara, tanah hak pengelolaan, dan tanah hak milik dengan jangka waktu paling lama 30 tahun yang nantinya bisa diperpanjang paling lama 20 tahun.

Yuk Pahami Perbedaan SHM Dan HGB

Sertifikat HGB bisa beralih dan dialihkan kepada pihak lain atau dijadikan jaminan utang dengan dibebani hak tanggungan. Sesuai dengan Pasal 37 PP Nomor 18 Tahun 2021, HGB atas tanah negara dan tanah hak pengelolaan, diberikan untuk jangka waktu paling lama 30 tahun , diperpanjang untuk jangka waktu paling lama 20 tahun, dan diperbarui jangka waktu paling lama 30 tahun.

Sedangkan HGB di atas tanah hak milik, diberikan untuk jangka waktu paling lama 30 tahun dan dapat diperbarui dengan akta pemberian Hak Guna Bangunan di atas Hak Milik. Dikutip dari Kompas.com (26/6/2022) nantinya setelah jangka waktu pemberian, perpanjangan, dan pembaruan HGB berakhir, tanah hak guna bangunan kembali menjadi tanah yang dikuasai langsung oleh negara atau tanah hak pengelolaan.

SSHM adalah tanda bukti bagi pemegang hak milik yang bersifat turun-temurun, terkuat, dan berkekuatan penuh yang bisa dimiliki seseorang.

Berbeda dengan serifikat HGB, jenis sertifikat SHM tak memiliki batas waktu tertentu. Namun, hak milik atas SHM dapat beralih dan dialihkan kepada pihak lain. SHM juga dapat dijadikan jaminan utang di perbankan dengan dibebani hak tanggungan.

Baca Juga : https://blog.rumahdewi.com/desain-kamar-mandi-ala-pedesaan-bikin-betah-lama-lama-di-kamar-mandi/